Halaman

Follow by Email

Kamis, 10 Mei 2012

PESAN DALAM MIMPI

Pada suatu hari di suatu malam seorang pelajar yang kelelahan akibat frustasi berat karna kehilangan orang yang ia cintai hendak ingin tidur dan menenangkan dirinya dikasur yang biasanya ia tempati.
Di kala itu ia memikirkan masalah yang selalu berputar di kepalanya. Dia masih bingung akan perasaanya yang selalu naik turun, dia hanya bisa berharap waktu itu tidak pernah terjadi, dimana dia pertama kali menemukan cinta yang tulus yang selama ini ia cari.
Tapi rasa sakit hati ini hanya bisa di pendamnya saja. Dia tidak pernah bercerita kepada siapapun akan dirinya, tetapi sikapnya yang murung dan tidak bersemangat itu yang membuat orang lain tau apa masalah yang sedang dia rasakan.
Dia bukan benci, marah, kesal atau dendam kepada seseorang, tetapi dia hanya malu karena dia itu memang kurang pantas untung orang yang dia sukai. di dalam hatinya dia tidak bisa melupakan rasa itu walaupun dia mencoba sedemikian rupa cara untuk melupakanya.
Lalu setelah beberapa menit ia memikirkan masalah yang berbelit-belit akhirnya dia pun tertidur. Entah mengapa di dalam mimpinya pun sama seperti ketika ia memikirkan masalah yang baru saja ia dapati. Di dalam mimpinya ia seperti di kejar oleh rasa bersalah, dan akhirnya dia pun berlari ketempat yang lebih gelap agar tidak ada siapa pun yang tau akan keberadaanya.
Di saat dia duduk di samping batu yang sangat besar bahkan lebih besar dari pada tubuhnya dia kembali memikirkan masalah yang semakin lama membuat dia muak dan kesal, datanglah seseorang dari kejauhan yang mengarah kepadanya, ia memandangi dan memperhatikan orang yang sedang menghampirinya dan semakin lama semakin mendekatinya. Ketika ia memandangi dengan jelas ternyata orang yang sedang mendekatinya adalah ibunya sendiri.
Ibunya berkata kepadanya "nak, ada apa dengan mu? Kenapa kamu selalu murung akhir-akhir ini?", ia pun bersedih dan memeluk sang ibu, karna hanya ibunya lah yang bisa mengerti perasaanya di kala itu. Dia pun menjawab pertanyaan ibunya " bu apakah aku salah jika aku mencintai seseorang yang sangat aku cintai?", "tidak ada yang salah anak ku, karna jatuh cinta itu adalah hal yang wajar dan alami pada setiap orang" kata sang ibu.
Lalu ketika dia sedang mengeluh kepada ibunya, tiba-tiba suasana menjadi gelap gulita dan tiba-tiba mulai berubah menjadi tempat yang lebih indah untuk dilihat, banyak pepohonan dan bunga yang mungkin tidak pernah di lihat oleh siapa pun.
Disini lah dia di pertemukan dengan pujaan hatinya, di situ mereka saling bercerita satu sama lain dan pujaan hatinya berkata seperti ini "walaupun suatu saat kita akan terpisah, tapi aku yakin kita pasti akan menyatu kembali". Dan kata-kata itulah yang membuat seorang pelajar ini merubah sikapnya, dan selalu mencoba untuk terus berubah.
Setelah ia mendapat kan perkataan seperti itu, hatinya pun menjadi tenang, dan tidak lama kemudian ia pun terbangun dengan wajah yang ceria, hilang rasa sakit hati yang selama ini dia pendam, hilang sudah semua perasaan bimbang dan kekecewan yang selama ini dia simpan. Akhirnya dia terbangun dari sebuah mimpi buruk yang dapat merusak masa depanya dan ia tersadar bahwa ia telah bangun kesiangan dan terlambat datang kesekolah. 
Sekian..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar